Teknologi NASA bekerja di bantalan busa untuk memberi Anda tidur malam yang nyenyak!

Lebih dari tiga dekade lalu, NASA membuat bahan yang terbuat dari poliuretan sintetis. Bahan ini kemudian digunakan dalam pembuatan bantal busa memori.

Sangat membantu para astronot. Para astronot menghadapi sesuatu yang dikenal sebagai J-forces. Kekuatan ini menciptakan tekanan tambahan yang sangat besar pada tubuh. Insinyur NASA terus mencari bahan yang akan membantu dan mendukung astronot dengan G-force ini. Dan dalam materi yang baru ditemukan ini, mereka menemukan apa yang mereka cari.

Peran konsumen. 20 tahun setelah penemuannya, zat ini telah digunakan untuk aplikasi komersial. Maka muncullah produk-produk busa seperti : matras, bantal dan penutup matras.

Semua ini dikembangkan dengan tujuan utama untuk menghilangkan titik-titik tekanan dan menopang tubuh ketika seseorang tertidur.

Bantal biasa tidak cukup baik. Bantal normal sehari-hari yang digunakan kebanyakan orang telah terbukti tidak cukup baik dan hanya memberikan dukungan minimal, dan juga kehilangan bentuknya saat orang tersebut berbalik saat tidur. Ini adalah situasi yang mirip dengan yang dihadapi oleh para astronot yang mengalami prinsip tekanan dan kesesuaian yang sama dengan tubuh mereka.

Solusinya sudah dekat. Maka diperkenalkanlah konsep bantal busa memori yang terbukti sangat bagus untuk tidur yang gelisah. Kualitas khusus yang melekat pada bahan busa memori telah memberi jalan pada kontur leher dan kepala orang yang berbaring di atasnya yang cocok dengan yang ada di bantal.

Setiap gerakan tidur memberikan kecocokan yang sempurna – memberikan dukungan maksimal dan tidur yang nyenyak, seperti yang hanya dapat dilihat di bantal Busa Memori kami!

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*